BI Naikkan Suku Bunga di Luar Jadwal, Rupiah Langsung Menguat
Bank Indonesia (BI) telah menaikkan suku bunga acuan di luar jadwal pertemuan rutin bulanan untuk menopang rupiah, setelah mata uang nasional mengalami depresiasi berbulan-bulan di tengah tekanan dolar AS yang perkasa.
Penguatan Rupiah
Gubernur BI Perry Warjiyo mengumumkan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) dalam pernyataannya pada Selasa, mengangkat suku bunga acuan menjadi 5,5 persen. Langkah ini diambil kurang dari tiga pekan setelah kenaikan 50 bps yang lebih kuat dari perkiraan pada bulan lalu.
"Bank Indonesia menilai perlu mengambil langkah lebih lanjut untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah dengan sekali lagi menaikkan yield dan memberikan sejumlah insentif lain untuk mendorong masuknya aliran investasi asing," ujar Perry.
Bank sentral biasanya mengambil keputusan suku bunga setelah pertemuan rutin dewan gubernur bulanan yang biasanya jatuh pada minggu ketiga setiap bulan. Kenaikan kali ini datang hanya seminggu sebelum keputusan lain yang dijadwalkan pada 18 Juni.
Rupiah langsung menguat dari sekitar Rp 18.180 per dolar AS beberapa menit sebelum pengumuman dibuat menjadi sekitar Rp 18.020 setelahnya. Yield obligasi pemerintah tenor 10 tahun juga langsung melonjak dari sekitar 7,1 persen menjadi 7,3 persen.
Langkah berikutnya
Mau diskusi market bareng?
Klik tombol di bawah untuk daftar jadi member VIP kami sekarang.