Semua artikel

Kesepakatan Damai Timur Tengah Diuji: Pembicaraan Swiss Ditunda, Pertempuran Lebanon Berkobar

Kesepakatan damai AS-Iran menghadapi tekanan serius setelah pembicaraan teknis di Swiss ditunda dan pertempuran kembali meletus di Lebanon. Dengan Selat Hormuz masih terblokir dan mediator bergegas ke Mesir, apakah gencatan senjata akan bertahan?

19 Juni 2026Trade of Gambit2 menit baca
Kesepakatan Damai Timur Tengah Diuji: Pembicaraan Swiss Ditunda, Pertempuran Lebanon Berkobar

Kesepakatan Damai Timur Tengah Diuji, Pembicaraan Swiss Ditunda

Jakarta — Kesepakatan baru untuk mengakhiri perang Timur Tengah menghadapi tekanan serius setelah pembicaraan teknis AS-Iran di Swiss ditunda dan pertempuran kembali berkobar di Lebanon.

Negosiator utama Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan Washington bahwa Tehran akan memberikan "tanggapan yang menentukan" jika terjadi pelanggaran kesepakatan. "Mereka pernah ditampar selama perang; jika ingin ke jalan itu lagi, mereka akan mendapat tamparan lebih keras," tulisnya di X.

Pembicaraan di resor Burgenstock yang dijadwalkan Jumat bersama Wakil Presiden AS JD Vance ditunda tanpa tanggal baru. Mediator termasuk Pakistan, Arab Saudi, dan Turki akan bertemu di Alamein, Mesir, Minggu depan untuk membahas implementasi.

Kesepakatan yang ditandatangani Presiden Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian dimaksudkan untuk mengakhiri kampanye militer AS-Israel, membuka kembali Selat Hormuz, dan memulai periode 60 hari pembicaraan nuklir.

Namun di Lebanon, militer Israel menyerang target Hizbullah dan menewaskan 18 orang, sementara empat tentara Israel tewas di selatan Lebanon—yang pertama sejak kesepakatan. Kematian itu memicu seruan keras dari Menteri Keamanan Israel Itamar Ben Gvir agar "seluruh Lebanon harus terbakar."

Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei mengatakan telah menyetujui kesepakatan meski memegang "pandangan berbeda." AS telah mencabut blokade laut terhadap pelabuhan Iran, namun aktivitas di Selat Hormuz masih dibungkam. Kapal yang hendak melintas kini harus mengajukan izin ke badan baru Iran.

Washington berkomitmen segera melonggarkan sanksi minyak Iran dan memfasilitasi dana rekonstruksi senilai $300 miliar jika kesepakatan nuklir tercapai. Trump membela keputusannya, menyatakan mengebom lebih lanjut hanya akan membuat Selat Hormuz tetap tertutup.

Langkah berikutnya

Mau diskusi market bareng?

Klik tombol di bawah untuk daftar jadi member VIP kami sekarang.